3 Pilot Jet Tempur Iran Hilang Saat Bombardir Pangkalan Militer AS di Qatar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tiga pilot Angkatan Udara Iran hilang setelah operasi bombardir Pangkalan Udara Al Udeid, fasilitas militer utama AS di Qatar, pada 2 Maret 2026. Iran mengkonfirmasi satu pilot bernama Brigadir Jenderal Majid Kazemi telah gugur berdasarkan hasil pengujian DNA. Jenazahnya telah dipulangkan ke Iran, namun nasib tiga pilot lainnya dari dua pesawat pembom Su-24 masih belum diketahui.
Qatar menyatakan tidak memiliki informasi mengenai keberadaan tiga pilot yang hilang tersebut. Juru Bicara Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, mendesak pemerintah dan Angkatan Bersenjata Qatar untuk bertindak lebih serius sesuai konvensi internasional dan hukum humaniter internasional dalam memperjelas status ketiga pilot yang hilang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 13.44
Analis: China Kian Berpengaruh terhadap Kapabilitas Militer Iran dan Pakistan
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 11.50
Beri Ruang Perdamaian, Trump Klaim Batalkan Rencana Serangan ke Iran
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 11.30
Iran Murka AS Gunakan Isu Selat Hormuz Sebagai Dalih Aksi Militer
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 06.40
Iran Kirim Ultimatum ke AS, Arab Saudi dan UEA Siap Dibuat Menderita
Berita terkait
Serangan Balasan Iran Percepat Rencana AS Menarik Diri dari Timur Tengah
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 19.35
AS Mungkin Tinjau Lagi Kehadiran Militer di Timur Tengah Jika Terjadi Perdamaian dengan Iran
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 07.15
AS Terpukul Iran, Diam-Diam Siapkan Tarik Pasukan dari Timteng
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 06.05
Pentagon Pertimbangkan Kurangi Pasukan di Timur Tengah
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.57