Iran Kirim Ultimatum ke AS, Arab Saudi dan UEA Siap Dibuat Menderita
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran mengeluarkan ultimatum kepada Amerika Serikat, memperingatkan agar tidak melakukan serangan militer terhadap wilayahnya. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, menegaskan dalam percakapan telepon dengan pejabat Turki, Pakistan, dan Arab Saudi pada Sabtu (1/8/2026) bahwa Iran akan merespons secara tegas setiap agresi. Peringatan ini dikeluarkan beberapa jam setelah militer Kuwait mengumumkan berhasil menghancurkan drone-drone yang diduga diluncurkan Iran dan mengarah ke fasilitas vital di negara tersebut. Media Iran, Nournews, mengancam bahwa jika AS menyerang infrastruktur energi Iran, Teheran akan membalas dengan menyerang ladang minyak di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, serta ladang gas di Qatar dan Israel, dengan menyatakan 'semuanya akan dibakar hingga menjadi abu'. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump dalam rapat kabinet di Camp David menyatakan masih membuka jalur diplomasi, menyebut tokoh seperti Jared Kushner dan Marco Rubio yang terlibat dalam negosiasi, tetapi mengakui kepercayaannya terhadap Iran berkurang karena klaim bahwa Iran sering mengingkari janji. Trump tetap memperingatkan kesiapan untuk tindakan militer, sementara ketegangan di Timur Tengah terus meningkat dengan kedua pihak saling memberikan ancaman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 10.36
Iran Bantah Minta AS Setop Serangan, Tegaskan Tak Ada Deal Selat Hormuz
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 11.30
Iran Murka AS Gunakan Isu Selat Hormuz Sebagai Dalih Aksi Militer
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.55
Tepis Klaim Donald Trump, Iran Tegaskan tak Berunding dengan AS Soal Selat Hormuz
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 17.08
Harga minyak turun usai AS siap lanjutkan dialog dengan Iran
Berita terkait
AS Terbuka untuk Pertemuan dengan Iran di PBB
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 21.31
AS Mungkin Tinjau Lagi Kehadiran Militer di Timur Tengah Jika Terjadi Perdamaian dengan Iran
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 07.15
AS Terpukul Iran, Diam-Diam Siapkan Tarik Pasukan dari Timteng
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 06.05
AS akan Pulihkan Jumlah Staf Diplomatik di Kedutaan-kedutaan Besar di Timur Tengah
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 10.26