Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Kirim Ultimatum ke AS, Arab Saudi dan UEA Siap Dibuat Menderita

Iran mengeluarkan ultimatum kepada Amerika Serikat, memperingatkan agar tidak melakukan serangan militer terhadap wilayahnya. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, menegaskan dalam percakapan telepon dengan pejabat Turki, Pakistan, dan Arab Saudi pada Sabtu (1/8/2026) bahwa Iran akan merespons secara tegas setiap agresi. Peringatan ini dikeluarkan beberapa jam setelah militer Kuwait mengumumkan berhasil menghancurkan drone-drone yang diduga diluncurkan Iran dan mengarah ke fasilitas vital di negara tersebut. Media Iran, Nournews, mengancam bahwa jika AS menyerang infrastruktur energi Iran, Teheran akan membalas dengan menyerang ladang minyak di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, serta ladang gas di Qatar dan Israel, dengan menyatakan 'semuanya akan dibakar hingga menjadi abu'. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump dalam rapat kabinet di Camp David menyatakan masih membuka jalur diplomasi, menyebut tokoh seperti Jared Kushner dan Marco Rubio yang terlibat dalam negosiasi, tetapi mengakui kepercayaannya terhadap Iran berkurang karena klaim bahwa Iran sering mengingkari janji. Trump tetap memperingatkan kesiapan untuk tindakan militer, sementara ketegangan di Timur Tengah terus meningkat dengan kedua pihak saling memberikan ancaman.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait