Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

5 Program Prioritas Jadi Penggerak Pemulihan Sektor Pendidikan Pascabencana

Pemerintah meluncurkan lima program prioritas untuk mempercepat pemulihan sektor pendidikan di tiga provinsi terdampak bencana, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp5,60 triliun, menargetkan 4.922 sekolah terdampak bencana. Dari jumlah tersebut, 97 sekolah juga membutuhkan relokasi karena lokasi aslinya tidak lagi layhuni akibat banjir, longsor, atau berada di kawasan rawan.

Lima program tersebut meliputi dukungan bagi guru dan tenaga kependidikan, revitalisasi sekolah, bantuan operasional pemulihan, penyediaan sarana pembelajaran, dan bantuan bagi peserta didik melalui Program Indonesia Pintar (PIP). Dukungan bagi 90.962 guru dialokasikan dengan anggaran Rp122,95 miliar, termasuk insentif dan pelatihan kesiapsiagaan bencana serta psikososial. Revitalisasi 3.132 sekolah mendapatkan alokasi Rp3,03 triliun, sementara bantuan operasional diberikan kepada 822 sekolah.

Untuk sarana pendidikan, alokasi mencapai Rp786,43 miliar, dengan realisasi 470.235 paket bantuan senilai Rp688,8 miliar yang sudah disalurkan, seperti meja, kursi, peralatan laboratorium, dan buku pelajaran. PIP menyasar lebih dari 1,57 juta peserta didik dengan anggaran Rp1,15 triliun. Sementara itu, persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada Oktober 2026 tetap dilaksanakan, termasuk bagi siswa yang sekolahnya belum pulih sepenuhnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait