5 Program untuk Pulihkan Pendidikan Pascabencana Sumatera
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5646301/original/034639000_1778255032-WhatsApp_Image_2026-05-08_at_20.31.14.jpeg)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti serta Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan lima program pemulihan pendidikan pasca-bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Program pertama fokus pada pembangunan kembali sekolah yang rusak. Program kedua menyediakan sarana prasarana sekolah seperti meja, kursi, laboratorium, dan buku pelajaran. Program ketiga memberikan bantuan insentif dan pelatihan bagi guru. Program keempat melibatkan pelatihan kesiapsiagaan, mitigasi bencana, serta psikososial untuk guru. Program kelima memastikan proses pembelajaran berjalan lancar, khususnya untuk siswa kelas 12 yang akan mengikuti tes kemampuan akademik Oktober 2026. Hingga saat ini, sebagian besar siswa dapat belajar di sekolah asalnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.42
Pemerintah Alokasikan Rp 5 T buat Rehab 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatera
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 21.00
4.922 Sekolah Terdampak Bencana Kembali Aktif, 97 Masih Harus Direlokasi
Detik.com · 23 September 2026 pukul 19.13
5 Program Prioritas Jadi Penggerak Pemulihan Sektor Pendidikan Pascabencana
Detik.com · 23 September 2026 pukul 17.49
Kasatgas PRR Sebut 4.922 Sekolah di Sumatera Telah Laksanakan Pembelajaran
Berita terkait
Kasatgas PRR Apresiasi Pemulihan SMPN 1 Tukka Lewat Swakelola
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.43
Mendagri Usul Daerah Bencana Dapat Tambahan TKD
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 19.15
Menteri PU Klaim Sudah Angkut 33 Ribu Ton Material Bencana dari Aceh
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 01.00
Kementan Percepat Pencairan Dana Pemulihan Sektor Pertanian Aceh
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 15.45