Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menteri PU Klaim Sudah Angkut 33 Ribu Ton Material Bencana dari Aceh

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengklaim telah mengangkut 33.163 ton material bencana, termasuk lumpur, sampah, dan sisa bencana dari wilayah terdampat di Aceh hingga 9 Agustus 2026. Pembersihan dilakukan di tiga kabupaten yang parah terdampak, yaitu Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Pidie Jaya, dengan menggunakan peralatan dan personel khusus untuk mempercepat evakuasi material di lapangan. Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa penanganan lumpur menjadi prioritas utama, terutama di Aceh Tamiang yang mengalami sedimentasi dan timbunan lumpur yang signifikan pasca bencana. Pihaknya menekankan pentingnya pembersihan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dan lingkungan pulih. Selain pengangkutan material, Kementerian PU juga menyelesaikan pembersihan di 650 fasilitas umum dan 68 kawasan permukiman yang terdampak. Pemulihan infrastruktur sanitasi dan pengolahan lumpur juga dilaporkan berjalan, dengan lima dari 10 TPA yang terdampak sudah selesai ditangani, dan seluruh 10 IPLT yang terdampak sudah selesai diperbaiki. Upaya pemulihan juga mencakup sistem air minum, jalan, jembatan, dan sumber daya air di sesuai kerusakan dan kebutuhan lapangan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait