5 Wartawan Hilang saat Liput Krakatau, Komisi I Dorong Penguatan SOP Peliputan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lima jurnalis yang sedang meliput di sekitar Anak Krakatau hilang kontak pada Senin (7/9) setelah berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, menuju perairan Gunung Anak Krakatau sekitar pukul 14.00 WIB. Komunikasi terakhir terputus pada sore hari yang sama pukul 15.04 WIB. Operasi pencarian dan penyelamat (SAR) gabungan yang dikoordinasikan oleh Basarnas masih berlangsung hingga saat artikel ini ditulis, dengan mengerahkan kapal SAR, perahu cepat (RIB), dan drone termal untuk menyisir perairan Selat Sunda hingga wilayah Lampung dan Banten. Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono menyoroti insiden ini sebagai pengingat penting akan risiko keselamatan yang dihadapi jurnalis di wilayah rawan bencana. Ia mendesak Dewan Pers dan pemerintah untuk segera memperkuat standard operating procedure (SOP) keselamatan kerja bagi awak media yang bertugas di garis depan. Dave menekankan bahwa SOP yang akan dirumuskan harus mencakup protokol mitigasi risiko yang jelas, koordinasi izin di lapangan, dan sistem komunikasi darurat saat menghadapi situasi kritis. Menurutnya, keselamatan jurnalis dan personel SAR harus selalu menjadi prioritas tertinggi agar mereka dapat menjalankan tugas secara profesional dan aman di wilayah berisiko tinggi.
Bagikan
Berita terkait
Tak Hanya Bangun Dapur, BGN Kini Minta Yayasan Mitra Awasi Tata Kelola MBG
JawaPos · 10 September 2026 pukul 12.00
Mengenang Rencana Megaproyek Era Kolonial: Kereta Gantung Padang–Sitinjau Lauik
kumparan · 10 September 2026 pukul 12.00
Presiden Trump Sebut AS akan Memenangkan Perang Iran, Selat Hormuz Menjadi Selat Trump
VOI · 10 September 2026 pukul 12.00
Merayakan Skena Musik Keras, Magnumotion Loud Fest Digelar di Medan 13 September
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 11.57