504 Dapur MBG Ditutup Permanen, Kepala BGN: Sanitasi dan Higienisnya Tak Layak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengumumkan penutupan permanen 504 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia hingga 10 Agustus 2026. Penutupan dilakukan karena dapur-dapur tersebut tidak memenuhi syarat Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) hingga tenggat waktu yang ditentukan. Laporan ini disampaikan oleh Dinas Kesehatan melalui Kementerian Kesehatan. Menurut Sudaryono, dapur MBG yang ditutup dinyatakan tidak layak dari segi sanitasi dan kehigienannya, sehingga tidak dapat dilanjutkan operasionalnya. Keputusan ini bertujuan memastikan standar kesehatan dan keamanan pangan yang tepat untuk program makanan gratis bagi masyarakat. Penutupan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan MBG agar sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.00
Anggaran Makan Bergizi Gratis 2027 Naik Jadi Rp240 Triliun
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 10.11
Menkes Ungkap Efisiensi Pengadaan Alkes Capai 52%: Penghematan Rp 10,25 T
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.59
Prabowo Bertekad Lanjutkan MBG, Komisi IX DPR Minta SPPG Dikawal Ketat
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 22.47
Menkes Targetkan Renovasi 10 Ribu Puskesmas Rampung pada 2029
Berita terkait
BGN Buka Lagi SPPG Gowa usai Hasil Lab MBG Dinyatakan Aman
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 12.53
BGN Bantah Minta Guru Endus Makanan MBG Sebelum Dibagikan
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 14.28
Satgas Observasi Siswa SMP di Sorong Diduga Sakit Konsumsi MBG
Media Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.21
BGN Ultimatum 1.200 Dapur MBG Tanpa SLHS: Perbaiki atau Ditutup
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 23.30