Menkes Ungkap Efisiensi Pengadaan Alkes Capai 52%: Penghematan Rp 10,25 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan pemerintah berhasil mencapai efisiensi pengadaan alat kesehatan hingga 52% melalui sentralisasi pembelian. Dengan pendekatan ini, pengadaan alat kesehatan yang sebelumnya diperkirakan mencapai Rp19,39 triliun dapat ditekan hingga Rp9 triliun, sehingga menghemat Rp10,25 triliun. Contoh nyata yang diberikan adalah Cath Lab yang biasanya dibeli dengan harga Rp14-15 miliar, kini dapat diperoleh dengan harga Rp8 miliar melalui pinjaman Bank Dunia.
Selain alat kesehatan, pemerintah juga melakukan konsolidasi pembelian obat untuk seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Dengan kerja sama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), pemerintah berhasil menghemat 32% dari pengeluaran obat tahunan yang mencapai Rp5 triliun, setara dengan penghematan mendekati Rp1 triliun.
Proses konsolidasi ini masih dalam tahap finalisasi dan diharapkan segera selesai untuk diterapkan secara penuh di seluruh sistem kesehatan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.35
Menkes Ungkap Efek Konsolidasi Pengadaan, Bisa Hemat Triliunan Rupiah
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 18.48
504 Dapur MBG Ditutup Permanen, Kepala BGN: Sanitasi dan Higienisnya Tak Layak
Berita terkait
Video: PR Pengusaha Jaga Kelangsungan Produk Alkes Made In Indonesia
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 16.00
Megawati: BPJS Saya yang Buat, Tolong Ditambah Uangnya untuk Rakyat
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 13.50
Menkes Targetkan Renovasi 10 Ribu Puskesmas Rampung pada 2029
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 22.47
Pesan Menkes ke Siswa Sekolah Rakyat: Rajin Olahraga dan Sikat Gigi
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 08.04