Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

BGN Ultimatum 1.200 Dapur MBG Tanpa SLHS: Perbaiki atau Ditutup

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bahwa sekitar 1.200 dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) telah disetop operasionalnya dan terancam ditutup permanen jika tidak melakukan perbaikan. Kebijatan ini juga berlaku bagi dapur yang belum mendaftar, tidak lolos sertifikasi, atau masih dalam proses pengurusan SLHS. Kepemilikan SLHS menjadi persyaratan dasar untuk memastikan standar keamanan pangan, namun pengelola juga harus memenuhi kompetensi petugas, pelatihan HACCP, dan tata kelola rantai pasok. Dari total dapur MBG yang ada, sekitar 13.000 hingga 14.000 dapur telah memenuhi standar, sementara sisanya masih dalam proses pemeriksaan. BGN memberikan kesempatan kepada dapur yang belum memenuhi syarat untuk melakukan perbaikan selama masa suspensi, namun ancaman penutupan permanen tetap diterapkan bagi yang tidak memperbaiki diri. Selain itu, BGN juga menilai kompetensi sumber daya manusia, termasuk kepala dapur dan pekerja, yang tidak memenuhi kriteria dapat dikeluarkan dari pengelolaan layanan MBG.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait