55 Persen Warga Jakarta Ditargetkan Naik Transportasi Umum pada 2045
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328741/original/058434500_1787207929-IMG_4013.jpg)
Gubernur Jakarta Pramono Anung menargetkan pangsa penggunaan transportasi publik mencapai 55 persen pada 2045 sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan menekan emisi transportasi. Saat ini, cakupan layanan transportasi umum di Jakarta mencapai 93 persen, namun masih rendah karena masyarakat masih memilih kendaraan pribadi. Sektor transportasi menyumbang 52 persen emisi langsung Jakarta pada 2024. Pemprov DKI mengimplementasikan strategi 'pull' dengan memperluas Transjakarta, MRT, LRT, serta mengembangkan fasilitas seperti park and ride, jalur sepeda, dan transportasi air. Strategi 'push' menerapkan kebijakan seperti ganjil-genap, disinsentif parkir kendaraan tidak lulus uji emisi, zona rendah emisi, dan electronic road pricing (ERP). Target ini mendukung agenda transformasi mobilitas Jakarta menuju sistem rendah karbon dengan penurunan emisi gas rumah kaca 30 persen pada 2030 dan net zero emission pada 2050.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.41
Pramono Targetkan 10 Ribu Bus Listrik Mengaspal di Jakarta pada 2030
Berita terkait
Warga Jakarta Sambut Positif Tarif Transportasi Umum Rp8 di HUT ke-81 RI
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.36
Kurangi Polusi, Pramono Ajak Warga Gunakan Transportasi Umum
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 12.37
Pramono Ungkap Kendala Modifikasi Cuaca Jakarta di Tengah Polusi Udara
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 11.38
Antisipasi Polusi Udara dan El Nino, Pramono Ajak Warga Jakarta Naik Transportasi Umum
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 11.00