6.000 PNS Thailand Terancam Dipecat karena Curang Saat Ujian Masuk
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Thailand mengancam pemecatan terhadap 5.925 pegawai pemerintah daerah akibat kecurangan dalam ujian penerimaan pegawai negeri. Menteri Dalam Negeri Worasit Liangprasit menyatakan kasus ini sebagai korupsi terbesar di negara tersebut, dengan sekitar 10.000 orang terlibat. Ujian rekrutmen Departemen Administrasi Daerah 2025, yang diselenggarakan oleh Universitas Srinakharinwirot, menjadi sasar penyelidikan setelah terungkap jaringan curang yang mengumpulkan lebih dari 4 miliar Baht (sekitar Rp 2,1 triliun) dari para pelamar. Lebih dari 400.000 kandidat bersaing untuk 6.669 posisi yang tersedia.
Komite investigasi bersama manajemen pejabat administrasi daerah akan mengadakan rapat untuk menentukan langkah selanjutnya. Polisi telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka, termasuk seorang pejabat senior universitas penyelenggara ujian. Lima tersangka telah mengakui kesalahannya. Pemerintah daerah bersiap untuk mencopot para pelaku kecurangan dari jabatan mereka secara cepat.
Kasus ini menggambarkan kerentanan sistem rekrutmen pemerintah yang besar, di mana tekanan kompetisi dan peluang keuntungan finansial mendorong praktik kecurangan massal. Penyelidikan ini juga menyoroti pentingnya pengawasan yang lebih ketat dalam penyelenggaraan ujian pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 16.55
Thailand Cium Skandal Raksasa Korupsi CPNS, 6 Ribu PNS Mau Dipecat
Berita terkait
35 PNS Bermasalah Kena Sanksi, Ini Pelanggaran Paling Banyak
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.36
Potret Yaqut Jelang Sidang Perlawanan di PN Jakpus
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 10.04
Ada Potensi Korupsi dalam Penyaluran Bantuan Gempa NTT? Ini Kata KPK
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 09.02
Divonis 7 Tahun, Edison Tobing Banding dan Soroti Dana Investasi Masuk Setelah Ia Keluar TaniHub
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 07.15