71,7 Persen Warga Jepang Khawatir Fiskal Memburuk jika Pajak Makanan Dipangkas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

71,7 persen warga Jepang khawatir kondisi fiskal negara akan memburuk jika pemerintah memotong pajak konsumsi makanan dan minuman dari 8 persen menjadi 1 persen. Survey Kyodo News pada 23 Agustus menunjukkan dukungan terhadap Kabinet Sanae Takaichi turun menjadi 50,2 persen, sementara tidak setuju naik menjadi 33,9 persen. Mayoritas responden khawatir dengan kebijakan pemangkasan pajak yang diusulkan Takaichi untuk membantu rumah tangga menghadapi kenaikan harga, meski dukungan publik terhadap pemerintahan Takaichi terus menurun.
Bagikan
Berita terkait
PM Jepang kirim persembahan ritual ke Kuil Yasukuni yang kontroversial
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 10.45
Kencangkan Fiskal, Menkeu Purbaya Patok Penerimaan Pajak Tembus Rp 2.908 Triliun
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 22.17
Purbaya Bebaskan Pajak Transaksi Konsolidasi BUMN 3 Tahun
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.55
Lawan Biaya Hidup Mahal, Jepang Turunkan Pajak Makanan ke 1%
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 12.15