75 Persen Sampah Berakhir di TPA, Guru Besar UGM Tawarkan Konsep Transformasi Energi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Timbulan sampah di Indonesia diproyeksikan mencapai 52,84 juta ton pada 2025, dengan sampah rumah tangga sebagai penyumbang terbesar hingga 58,58 persen. Mayoritas sampah belum dimanfaatkan optimal dan justru berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang minim pengolahan. Prof Rochim Bakti Cahyono dari UGM menegaskan bahwa 75 persen sampah berakhir di TPA tanpa pemanfaatan energi yang memadai, sehingga potensi energi dan material dalam limbah belum teroptimalkan.
Untuk menjawab tantangan ini, Prof Rochim bersama Departemen Teknik Kimia UGM mengusulkan konsep Resource Transformation Engineering. Pendekatan ini mengubah pandangan limbah dan biomassa dari sekadar masalah menjadi sumber daya yang dapat ditransformasikan menjadi energi, material, dan produk bernilai tinggi (waste to energy).
Konsep ini didukung oleh lima pilar: sumber daya, teknologi transformasi, produk bernilai tambah, sistem industri berkelanjutan, dan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan pemanfaatan biomassa dan limbah, diharapkan dapat memberikan manfaat ganda di sektor energi, lingkungan, dan ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 01.20
Kemendagri Dorong Sampah Diolah Jadi Energi, Integrasikan ASRI dan PSEL
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 04.45
Danantara Bakal Bangun PSEL Rp3 T, Tuntaskan Polemik Sampah DIY
Berita terkait
Prabowo Siapkan 10 Gebrakan 2027: Dari 10.000 Puskesmas hingga Bursa Mineral
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 13.05
Bukan Cuma Lele di Selokan, RT Ini Punya Inovasi Lain yang Go International
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.45
Begini Hitung-hitungan Danantara Soal Manfaat PSEL di Jogja
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 13.00
Proyek PSEL di DIY Disebut Sesuai Standar Eropa
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 11.38