8 Jam Menembus Domei dan Berita Kemerdekaan yang Tak Serentak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada malam 16 Agustus 1945, Sukarno mempersilakan Mohammad Hatta menyusun teks proklamasi kemerdekaan di rumah Laksamana Muda Tadashi Maeda. Teks selesai pada pukul 03.00 WIB dan direncanakan dibacakan pukul 10.00 WIB di Pegangsaan Timur, Jakarta. Setelah penyelesaian teks, Hatta memerintahkan para pemuda untuk menyebarkan berita proklamasi ke seluruh Indonesia. Mereka membentuk jaringan manusia untuk menjadi kurir, mencetak ribuan selebaran, dan menyebarkan kabar melalui kereta api, mobil, telepon, dan radio. Berita proklamasi pertama kali disiarkan radio pada pukul 19.00 WIB dengan upaya mengelabui tentara Jepang.
Penyebaran berita proklamasi menggunakan tiga saluran utama: radio melalui kantor berita Domei yang dikuasai pemuda, media cetak seperti brosur dan selebaran, serta para pemuda dan mahasiswa yang pulang ke daerah asalnya. Para kurir tidak hanya menyebarkan berita tetapi juga membangun pemerintahan daerah pascaproklamasi. Di Sumatera, Bukittinggi menerima kabar pada malam 17 Agustus melalui Ahmad Basya, sementara Pekanbaru baru mendapatkan informasi akhir Agustus melalui Saari dan Azwar Apin. Keterlambatan informasi juga terjadi di Kalimantan, dengan Pontianak menerima kabar pada malam 18 Agustus melalui M. Sukandar, sementara Pemangkat dan Singkawang baru mendapatkan kabar pada Oktober.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 05.30
Malam Panjang di Rumah Maeda Sebelum Proklamasi
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 18.07
Fadli Zon Jelaskan Rekaman Proklamasi Sukarno Direkam Tahun 1951: Bukan Hari H
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 11.06
Sekjen PKS: Keteladanan Pendiri Bangsa Jadi Oase di Tengah Politik Transaksional
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 06.46
Kisah Kabar Proklamasi Bung Karno yang Sempat Diragukan di Sumatera
Berita terkait
Susu Tertinggal dan Celana Basah Bung Hatta di Rengasdengklok
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 05.00
Megawati Ungkap Alasan Sering Teriakan Merdeka: Masukan dari Para Pejuang
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.37
Megawati Ungkap Alasan Sering Teriakkan 'Merdeka': Masukan dari Para Pejuang
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.37
Megawati Kenang Sukarno: Kita Harus Berani Lihat Sejarah dengan Kejujuran
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.35