Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

8 Strategi Pemerintah untuk Percepat Pemulihan Pascagempa NTT

Pemerintah Indonesia menyiapkan delapan langkah strategis untuk mempercepat penanganan dan pemulihan pasca gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menekankan seluruh strategi harus segera dijalankan, termasuk percepatan evakuasi, pemenuhan kebutuhan logistik, dan pemulihan awal wilayah terdampak. Hal ini disampaikan saat rapat koordinasi bersama kementerian/lembaga dan pemerintah daerah di Kantor Bupati Manggarai Barat, NTT, pada Minggu, 16 Agustus.

Enam kabupaten yang mengalami dampak paling parah, yaitu Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Nagekeo, dan Sikka, diminta segera menetapkan status darurat secara resmi. Penetapan status tersebut menjadi dasar hukum bagi BNPB, Kementerian Pekerjaan Umum, serta kementerian dan lembaga lainnya untuk mengoptimalkan dukungan anggaran dan bantuan teknis. Selain itu, pemerintah mempercepat pembentukan pos satuan tugas di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.

Data menunjukkan hampir 10.000 orang mengungsi akibat gempa, tersebar hingga Sulawesi Selatan. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto juga mengirimkan 50.000 paket sembako untuk korban gempa, dengan permintaan agar pejabat turun ke lokasi terdampak. Seluruh upaya ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan kondisi di NTT pascabencana.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait