81 Tahun RI: Ekonomi Melejit, Kelas Menengah Kok Malah Terjepit?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada perkuliahan 81 tahun kemerdekaan Indonesia, ekonom senior INDEF Eko Listianto menyoroti Chilean Paradox dalam perekonomian nasional. Meskipun pertumbuhan ekonomi mencapai 5,45% pada semester I-2026 (naik dari 5,11% tahun sebelumnya) dengan target pemerintah 6%, kelas menengah justru terjepit. Kebijakan fokus pada jaring pengaman sosial untuk kalangan bawah dan kenaikan suku bunga perbankan untuk kalangan atas mengabaikan buruh kelas menengah yang menghadapi beban biaya hidup, pendidikan, energi, dan transportasi yang meningkat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 13.00
Bank Indonesia Menahan Bunga, tetapi Jangan Biarkan Ekonomi Tertahan
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 04.45
Bos BI Lihat Prospek Ekonomi Global Masih Lemah, Tumbuh Cuma 3 Persen
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 18.30
Tak Dimulai dari Nol, Kemenkeu Beberkan Arah Kebijakan RAPBN 2027
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.48
Prospek Ekonomi Global Lemah, Pertumbuhan Diproyeksi hanya 3 Persen
Berita terkait
Dasco Panggil Suahasil Nazara hingga Danantara, Bahas Apa?
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 18.42
Suahasil Sebut Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 16.35
Target Purbaya Atasi Kemiskinan pada 2027, Yakin Tercapai?
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 07.35
Daftar lengkap asumsi makro dan target pembangunan RAPBN 2027
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 17.18