81 Tahun RI: Ekonomi Melejit, Kelas Menengah Kok Malah Terjepit?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada perkuliahan 81 tahun kemerdekaan Indonesia, ekonom senior INDEF Eko Listianto menyoroti Chilean Paradox dalam perekonomian nasional. Meskipun pertumbuhan ekonomi mencapai 5,45% pada semester I-2026 (naik dari 5,11% tahun sebelumnya) dengan target pemerintah 6%, kelas menengah justru terjepit. Kebijakan fokus pada jaring pengaman sosial untuk kalangan bawah dan kenaikan suku bunga perbankan untuk kalangan atas mengabaikan buruh kelas menengah yang menghadapi beban biaya hidup, pendidikan, energi, dan transportasi yang meningkat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.48
BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75% Demi Amankan Rupiah
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 14.40
BI: Prospek ekonomi global masih lemah, ketidakpastian tetap tinggi
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.37
BI Rate Agustus 2026 Tetap 5,75 Persen, Fokus Stabilitas Rupiah
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.29
Alasan BI Tahan Lagi Suku Bunga 5,75%: Jaga Rupiah-Dorong Ekonomi
Berita terkait
Daftar lengkap asumsi makro dan target pembangunan RAPBN 2027
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 17.18
Prabowo Sebut Ekonomi RI Semester I 5,45% Tertinggi dalam 13 Tahun
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.38
Purbaya Blak-blakan Soal Penarikan Pajak Baru di 2027
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 10.45
DPR Bahas RAPBN 2027, PDIP Pertanyakan Siapa yang Akan Menikmati Pertumbuhan Ekonomi 6%
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 07.03