874 BUMN Bakal Ditutup hingga Akhir 2026, Danantara Sisakan Segini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara berencana merampingkan jumlah BUMN, termasuk anak dan cucu perusahaan, dari 1.074 menjadi sekitar 200 perusahaan hingga akhir 2026. Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi pengelolaan perusahaan negara melalui skema merger, divestasi, likuidasi, dan konsolidasi.
CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa hingga Agustus 2026, sekitar 260 perusahaan telah dikurangi. Salah satu strategi yang diterapkan adalah penggabungan unit bisnis serupa, seperti perusahaan manajemen aset yang sebelumnya terpisah di setiap bank atau lembaga keuangan BUMN, guna mengoptimalkan operasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 20.17
Prabowo Minta BUMN Hanya 300, Danantara: Sangat-sangat Berat
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 13.20
Percepat Efisiensi, Danantara Gabungkan 49 Hotel BUMN di Bawah HIN
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 21.24
Pengamat nilai Danantara berperan tumbuhkan optimisme publik
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 19.18
Danantara Berhasil Buktikan Kinerja, Pesimisme Berubah Jadi Optimisme
Berita terkait
137 Hotel BUMN Bakal Digabung, Danantara Kejar Efisiensi
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 18.55
Transformasi BUMN Mulai Tunjukkan Hasil, Prabowo Apresiasi Kinerja Danantara
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 18.03
Presiden Apresiasi Danantara, Transformasi BUMN Mulai Tunjukkan Hasil
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.04
Ekonom INDEF nilai Danantara mulai efisienkan BUMN
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 15.24