Abu Krakatau Ganggu Empat Provinsi, BNPB Sebut Belum Ada Korban dan Status Darurat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan belum ada korban jiwa atau kerusakan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga Senin, 7 September. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan hal ini kepada Presiden Prabowo Subianto dalam konferensi video. Meski demikian, abu vulkanik telah mengganggu kehidupan masyarakat dan penerbangan di empat provinsi: DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, dan Sumatera Selatan. Beberapa bandara terpaksa ditutup akibat sebaran abu, namun belum ada dampak lanjutan seperti warga terluka atau fasilitas rusak. BNPB telah mengumpulkan kepala badan penanggulangan bencana daerah serta melakukan koordinasi untuk memastikan kesiapan logistik jika situasi memburuk. Pihak BNPB juga menyebutkan bahwa aktivitas erupsi Anak Krakatau mulai menurun dan kemungkinan erupsi lebih besar dinilai kecil, namun pemerintah tetap menyiapkan langkah antisipasi karena abu masih menyebar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 18.08
Presiden Prabowo Pastikan Pemerintah Siaga Hadapi Erupsi Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 12.05
Erupsi Anak Krakatau Meluas, 3 Kabupaten dan 15 Kecamatan Terdampak
Berita terkait
Pesawat Tak Bisa Terbang, BNPB Siapkan Tiga Jalur Modifikasi Cuaca Luruhkan Abu Krakatau
VOI · 7 September 2026 pukul 16.30
Kepala BNPB Sebut Abu Anak Krakatau Tutup Delapan Bandara, Sebaran Capai Empat Provinsi
VOI · 7 September 2026 pukul 16.10
BNPB Sebut Erupsi Anak Krakatau Menurun, Peluang Letusan Lebih Besar Dinilai Kecil
VOI · 7 September 2026 pukul 15.51
Abu Anak Krakatau Menyebar, Pemerintah Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca
VOI · 7 September 2026 pukul 10.15