Pesawat Tak Bisa Terbang, BNPB Siapkan Tiga Jalur Modifikasi Cuaca Luruhkan Abu Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan BNPB untuk meluruhkan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum berhasil pada Minggu karena semua pesawat tidak dapat terbang akibat tutupan abu. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan hal ini kepada Presiden Prabowo Subianto dalam konferensi video pada Senin, 7 September. OMC bertujuan mendatangkan hujan agar abu vulkanik lebih cepat luruh dan mengurangi gangguan penerbangan.
BNPB menyiapkan tiga jalur penerbangan untuk melanjutkan operasi. Pertama, satu tim tetap disiagakan di Pondok Cabe untuk melakukan OMC di Jakarta jika ruang udara memungkinkan. Kedua, BNPB memanfaatkan Bandara Kertajati di Majalengka yang telah kembali terbuka untuk mengoperasikan pesawat OMC. Ketiga, jika penerbangan di Jawa Barat masih terganggu, pesawat OMC akan dialihkan dari Kalimantan ke Semarang menggunakan Bandara Ahmad Yani yang tidak tertutup abu.
Menurut BNPB, abu Anak Krakatau telah menyebar ke empat provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, dan Sumatera Selatan, sehingga mengganggu operasional sejumlah bandara di wilayah tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 16.05
Anak Krakatau Erupsi, 7 Bandara Masih Ditutup dan Ini Alternatifnya
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 15.23
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, AirAsia Beri Pilihan ke Penumpang
Detik.com · 7 September 2026 pukul 08.44
BNPB Tegaskan Modifikasi Cuaca Digelar Sampai Luruhkan Abu Anak Krakatau
JawaPos · 7 September 2026 pukul 17.15
36 Rute Lion Group ke Jatim Batal Terbang Imbas Erupsi Anak Krakatau, Cek Daftarnya
Berita terkait
Abu Anak Krakatau Menyebar, Pemerintah Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca
VOI · 7 September 2026 pukul 10.15
Abu Krakatau Ganggu Empat Provinsi, BNPB Sebut Belum Ada Korban dan Status Darurat
VOI · 7 September 2026 pukul 17.00
Kepala BNPB Sebut Abu Anak Krakatau Tutup Delapan Bandara, Sebaran Capai Empat Provinsi
VOI · 7 September 2026 pukul 16.10
BNPB Sebut Erupsi Anak Krakatau Menurun, Peluang Letusan Lebih Besar Dinilai Kecil
VOI · 7 September 2026 pukul 15.51