Ahli: Rokok Memang Penyebab Kanker, tapi Utamanya bukan dari Unsur Nikotin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rokok menyebabkan kanker karena senyawa berbahaya hasil pembakaran tembakau, bukan nikotin. Proses pembakaran mencapai 900°C menghasilkan 7.000+ senyawa, termasuk 70 yang karsinogenik seperti benzena, formaldehida, dan TSNAs. Nikotin hanya memicu ketergantungan melalui dopamin, tidak diklasifikasikan IARC sebagai karsinogenik. Ahli IPB Mohammad Khotib menekankan perbedaan penting antara adiksi (nikotin) dan kerusakan sel (senyawa pembakaran). KABAR menuntut evaluasi berbasis data untuk produk tembakau alternatif, sementara Kemenkes memperingatkan vape setara 20 batang rokok per 1 ml, berisiko adiksi pada remaja.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.50
Ahli Ungkap Perbedaan Nikotin dan Zat Pemicu Kanker pada Rokok
Berita terkait
Vape hingga Kantong Nikotin Tetap Berisiko bagi Jantung
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 22.45
5 Gejala Gagal Ginjal Menurut Dokter, Kaki dan Mata Bengkak hingga Mual
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 10.24
Studi: Jumlah Asupan Gula saat Usia di Bawah 2 Tahun Berdampak pada Kesehatan Jangka Panjang
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 23.40
Kisah Muhammad Suryo Bangun HS: dari 30 Karyawan hingga Hampir 8.000 Orang
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 16.20