Vape hingga Kantong Nikotin Tetap Berisiko bagi Jantung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Vape, kantong nikotin, dan produk tembakau lain yang mengandung nikotin tetap membawa risiko bagi jantung dan pembuluh darah, meskipun tidak melibatkan proses pembakaran seperti rokok konvensional. Studi besar yang diterbitkan dalam Nature Reviews Cardiology menunjukkan bahwa nikotin dapat menyebabkan disfungsi endotelium, penyempitan pembuluh darah, stres oksidatif, dan peradangan, yang berpotensi berkontribusi pada aterosklerosis, serangan jantak, dan stroke. Para peneliti menyebut pola ini sebagai 'rentang bahaya kardiovaskular', di mana mengurangi asap tidak sepenuhnya menghilangkan risiko kesehatan akibat nikotin.
Rokok konvensional dan shisha masih dianggap paling berbahaya karena proses pembakaran yang menghasilkan banyak zat kimia toksik. Di sisi lain, produk seperti rokok elektronik (vape), tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin berada dalam kategori risiko yang lebih rendah namun tetap tidak aman. Nikotin diketahui menekan produksi prostasiklin yang membantu pembuluh darah rileks, sekaligus meningkatkan endotelin-1 yang menyebabkan pembuluh darah menyempit. Selain itu, nikotin juga memengaruhi langsung sel otot polos dan mengganggu regulasi kalium dan kalsium, berpotensi menyebabkan hiperteksi.
Penelitian ini muncul di tengah persiapan Uni Eropa untuk mengubah kebijakan pengendalian tembakau, sementara penggunaan rokok konvensional menurun dan penggunaan vape serta kantong nikotin meningkat. Para ilmuwan menyerukan penerapan aturan yang lebih konsisten berbasis nikotin, karena dampaknya terhadap sistem kardiovaskular dan potensi kecanduan tetap menjadi kekhawatiran utama.
Bagikan
Berita terkait
Mitos dan Fakta Mengenai Produk Tembakau Alternatif
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 23.20
Dampak Latihan Angkat Beban selama 20 Tahun terhadap Jantung
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.05
Ahli: Rokok Memang Penyebab Kanker, tapi Utamanya bukan dari Unsur Nikotin
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 15.23
Rekam Jejak Jenderal Suyudi Bersihkan Deretan Kampung Narkoba
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 08.07