Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

AHY Sebut Data Lapangan Jadi Fondasi Penting Bangun Kawasan Transmigrasi

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan AHY menegaskan data lapangan sebagai fondasi kebijakan pembangunan kawasan transmigrasi. Sebanyak 1.476 peserta dari 10 perguruan tinggi negeri akan diterjunkan ke 53 kawasan transmigrasi, terutama di Indonesia Timur, untuk melanjutkan pemetaan dan pengembangan potensi wilayah. Pendekatan ini melibatkan akademisi dan generasi muda guna menghasilkan solusi inovatif berdasarkan riset dan kondisi riil di lapangan.

Paradigma pembangunan transmigrasi mengalami perubahan, dari sebelumnya memindahkan penduduk ke luar Pulau Jawa menjadi membangun kawasan sebagai magnet investasi, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan. Peserta akan mengidentifikasi potensi dan tantangan untuk industrialisasi dan hilirisasi di sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, ekonomi kreatif, serta pengelolaan sumber daya alam. Temuan diharapkan menjadi masukan akademis bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran.

Kementerian Transmigrasi memastikan keamanan dan keselamatan peserta dengan koordinasi 24 jam melalui posko pemantauan, serta dukungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat. Tim Ekspedisi Patriot 2025 sebelumnya menghasilkan 400 dokumen riset yang akan ditindaklanjuti untuk mempercepat transformasi kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait