AHY Tegaskan Pentingnya Data Empiris Lapangan Dalam Menyusun Kebijakan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa data empiris dari lapangan menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Hal ini disampaikan saat pembekalan Tim Ekspedisi Patriot 2026, yang terdiri dari 1.476 peserta termasuk mahasiswa, peneliti, dan dosen dari 10 perguruan tinggi negeri mitra. Tim akan diterjunkan ke 53 kawasan transmigrasi, terutama di Indonesia Timur, untuk melanjutkan riset dan pemetaan potensi wilayah.
Para peserta akan mengidentifikasi peluang dan tantangan di berbagai sektor seperti pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif, guna menghasilkan rekomendasi strategis bagi pemerintah. Tujuannya adalah mengubah paradigma transmigrasi dari pemindahan penduduk menjadi pembangunan kawasan yang menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Tim Ekspedisi Patriot tahun 2025 sebelumnya telah menghasilkan 400 dokumen riset yang akan ditindaklanjuti.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara memastikan keamanan peserta dengan koordinasi bersama Polri, TNI, dan pemerintah daerah, termasuk posko pemantauan 24 jam. Hasil observasi diharapkan dapat menjadi referensi empiris untuk kebijakan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.
Bagikan
Berita terkait
KKP Ajak TEP 2026 Petakan Potensi Ekonomi Biru di Kawasan Transmigrasi
Detik.com · 1 September 2026 pukul 16.35
Kementerian ATR/BPN Gaet Tim Ekspedisi Patriot Kebut Program Trans Tuntas
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 21.16
Kemenkes Minta TEP Petakan Persoalan Kesehatan di Kawasan Transmigrasi
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 16.21
Viva Yoga Ajak Alumni Santri Kembangkan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 13.08