Airlangga Beri Bukti Kondisi Fiskal RI Lebih Baik dari AS dan Jepang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, menyatakan kondisi fiskal Indonesia lebih baik dibandingkan AS, Jepang, dan India. Defisit APBN RI sebesar -2,3% jauh lebih rendah dari AS (5,8%), India (4,4%), dan Jepang (-60%). Rasio utang negara juga lebih rendah, yakni 41% dibandingkan AS (123,3%), India (83,1%), dan Singapura (171,3%). Airlangga menekankan bahwa kebijakan makroprudensial Indonesia bersifat konservatif. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 6% pada tahun depan dengan memperkuat sektor bernilai tambah tinggi, merevitalisasi industri, dan memperluas ekspor serta investasi melalui digitalisasi, semikonduktor, dan AI. Kebijakan fiskal akan berperan katalitik, sementara moneter menjaga stabilitas keuangan di tengah ketidakpastian global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 11.30
Disebut 'Bukan Semutnya Jokowi', Syahganda: Prabowo Mulai Tunjukkan Jati Diri
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 11.20
Bayi Baru Lahir Sudah Punya Utang Rp30 Juta Lebih Gegara Jokowi, Kata Refly Harun
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 18.37
Airlangga Tegaskan Tiket Pesawat Tak Masuk dalam Paket Stimulus Ekonomi
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 07.54
Ekonomi Vietnam Tumbuh 9,95% pada Kuartal III 2026
Berita terkait
Penjualan Mobil Listrik Melonjak 80%, Airlangga Pede Ekonomi RI Kuat
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 13.31
Purbaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6% pada 2027, Jaga Defisit 2,4%
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 12.25
Airlangga Ungkap Biaya Perjalanan Wisatawan RI ke Luar Negeri Capai 6,7 Miliar Dolar AS
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 18.34
Membaca Ruang Fiskal dengan Lebih Utuh
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.52