Airlangga Buka IRSE 2026: Sektor Ritel Jadi Penopang Utama Ekonomi Nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membuka Indonesia Retail Summit & Expo (IRSE) 2026 yang diselenggarakan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 RI. Dalam sambutannya, Airlangga menekankan bahwa sektor ritel dan konsumsi masyarakat menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Pada triwulan kedua, konsumsi tumbuh 5,6% dengan kontribusi 53,3% terhadap PDB, sementara pertumbuhan ekonomi semester pertama mencapai 5,45%, tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Indeks Keyakinan Konsumen juga tetap stabil di atas level 100. Airlangga mengapresiasi peran para peritel dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menyampaikan bahwa pemerintah mendukung penguatan merek nasional serta pengembangan shopping tourism agar masyarakat lebih termotivasi berbelanja di dalam negeri. Dari sekitar 800 merek dalam ekosistem Hippindo, sebanyak 500 merupakan merek nasional yang menjadi kekuatan ekonomi domestik.
Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah menyatakan bahwa ritel modern tidak lagi hanya berupa toko fisik, tetapi kemampuan untuk bertransformasi. Teknologi, perubahan perilaku konsumen, dan digitalisasi kanal offline hingga online menjadi fokus utama IRSE 2026. Peserta diharapkan dapat mempelajari perkembangan AI, algoritma, dan otomatisasi dalam operasional bisnis ritel. Ketua Pelaksana IRSE 2026 Haryanto Pratantara menyoroti bahwa sektor ritel menyerap jutaan tenaga kerja dan menjadi industri padat karya yang penting untuk kompetitivitas global. Tantangan utamanya adalah memastikan Indonesia memiliki harga kompetitif dan produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen global agar dapat menjadi destinasi belanja yang kompetitif.
Sebagai bagian dari acara ini, Hippindo menyerahkan HARMONI Awards 2026 kepada perusahaan, merek, dan tokoh yang berhasil memajukan industri ritel nasional. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan daya saing. Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku ritel, dan UMKM, Hippindo optimis industri perdagangan Indonesia akan terus tumbuh resilien di tengah tantangan ekonomi global dan menjadi kekuatan utama dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 18.34
Airlangga Ungkap Biaya Perjalanan Wisatawan RI ke Luar Negeri Capai 6,7 Miliar Dolar AS
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 15.40
IRSE 2026 Resmi Digelar Hari Ini, Airlangga: Momentum Dorong Ritel Masuk ke Perdesaan
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.25
Penjualan September-November Diramal Lesu, Peritel Ancang-ancang Ini
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 17.52
Airlangga Dapat Keluhan Peritel soal Stok Barang Mulai Tipis
Berita terkait
Hippindo Wanti-wanti Ritel Lesu September–November, Pemerintah Perlu Siapkan Antisipasi
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 16.41
Airlangga Dapat Laporan Pengusaha Ritel RI Stok Barang Tipis, Kenapa?
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 15.55
Eksklusif, Ketua Umum Hippindo Budiharjo Iduansjah: Potensi Pasar Indonesia yang Besar Harus Dimanfaatkan
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 10.00
Menko Airlangga: Peningkatan Produktivitas jadi Indikator Penting Menuju Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 07.16