Aktivitas Vulkanik Menurun, Status Gunung Anak Krakatau Jadi Waspada
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung, mengalami penurunan. Badan Geologi Kementerian ESDM menurunkan status gunung api ini dari Level III (Siaga) ke Level II (Waspada) mulai 21 September 2026 pukul 18.30 WIB. Penurunan ini didasarkan pada laporan khusus Nomor 1604.Lap/GL.03/BGL/2026 yang menunjukkan deflasi atau penurunan deformasi hingga 20 September 2026 pukul 00.00 WIB. Catatan kegempa pada 20 September 2026 mencatat satu kali gempa low frequency dan tremor menerus dengan rata-rata amplitudo 2 mm.
Meski status turun ke level Waspada, Badan Geologi tetap menghimbau masyarakat, wisatawan, dan pendaki agar tidak mendekati radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung api. Waspada juga terhadap bahaya lontaran batu pijar dan hujan abu. Masyarakat pesisir Banten dan Lampung disarankan tetap tenang dan tidak mempercayai isu tentang erupsi yang menyebabkan tsunami.
Kepala Badan Geologi Lana Saria menyatakan bahwa penilaian aktivitas Gunung Anak Krakatau akan dilakukan secara berkala atau bila terjadi perubahan signifikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 September 2026 pukul 21.08
2 Bulan di Level Siaga, Status Gunung Anak Krakatau Kini Turun Jadi Waspada
JPNN.com · 20 September 2026 pukul 07.16
Keluarga Korban Jurnalis Hilang Tabur Bunga di Tengah Laut
Berita terkait
Badan Geologi: Erupsi Menerus Gunung Anak Krakatau Sudah Berakhir
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 11.12
Sejarah Letusan Anak Krakatau, Gunung Ini Terus Tumbuh dari Laut
Detik.com · 5 September 2026 pukul 22.32
Operasi SAR 5 jurnalis dihentikan, ini fakta selama 10 hari pencarian
ANTARA News · 19 September 2026 pukul 10.53
Foto: Doa dan Tabur Bunga untuk 5 Wartawan yang Hilang di Selat Sunda
kumparan · 18 September 2026 pukul 16.41