Sejarah Letusan Anak Krakatau, Gunung Ini Terus Tumbuh dari Laut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau kembali erupsi di Selat Sunda, dimulai Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB hingga Sabtu (5/9/2026) dini hari. Aktivitas ini berupa lava fountain atau air mancur lava yang disertai dentuman dan gemuruh terdengar hingga Pos Pengamatan di Pasauran, Banten. Kamera CCTV di kawasan terdampak gangguan akibat lontaran material erupsi. Badan Geologi menempatkan gunung ini pada Level III (Siaga) dan menyarankan masyarakat, wisatawan, dan nelayan menjauh minimal 3 kilometer dari pusat aktivitas.
Anak Krakatau adalah gunung api muda yang masih dalam proses pembangunan tubuhnya. Letusan besar pada 1883 menghancurkan sebagian besar gunung Krakatau asli dan menyisakan kaldera di Selat Sunda. Beberapa dekade kemudian, aktivitas vulkanik kembali muncul, dan gunung baru muncul di permukaan pada 1929, yang kemudian dikenal sebagai Anak Krakatau. Sejak itu, gunung ini terus tumbuh melalui akumulasi lava, abu, dan material vulkanik.
Aktivitas 2026 sebenarnya sudah meningkat sejak Juni, ditandai dengan emisi gas SO2 dan anomali panas terdeteksi satelit. Status gunung dinaikkan dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) pada 2 Juli 2026. Erupsi September ini bukan berdampak signifikan seperti pada 2018, ketika longsoran material ke laut memicu tsunami yang menyentuh pesisir Banten dan Lampung. Hingga laporan terbaru, tidak terdeteksi tsunami maupun perubahan muka air laut terkait erupsi ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 20.33
Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergerak ke Barat, Bandar Lampung Hujan Abu
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 20.10
Erupsi Gunung Anak Krakatau Disertai Dentuman, BNPB Imbau Masyarakat Waspada & Tetap Tenang
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 19.49
Masyarakat Diminta Tak Khawatir, PVMBG Pastikan Anak Krakatau Belum Berpotensi Tsunami
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 16.45
Konon, Dentuman di Jabar dan Banten Berkaitan Erupsi Gunung Anak Krakatau
Berita terkait
Gunung Anak Krakatau Erupsi Senin 24 Agustus 2026, Kolom Abu Capai 250 Meter, Status Masih Siaga
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 10.30
PVMBG Pastikan Tak Ada Potensi Tsunami dari Erupsi Gunung Anak Krakatau
kumparan · 5 September 2026 pukul 15.29
Erupsi Terbaru Anak Krakatau Belum Berpotensi Picu Tsunami Seperti Tahun 2018
Detik.com · 5 September 2026 pukul 13.18
Erupsi Terbaru Gunung Anak Krakatau Rusak Kamera Pemantau
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 13.11