Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Alasan Menhub Perpanjang Penutupan Soetta Meski Paper Test Negatif

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan pemerintah memperpanjang penutupan operasional tujuh bandara hingga Senin (7/9/2026) pukul 23.59 WIB meski hasil paper test di sejumlah bandara menunjukkan hasil negatif. Penutupan ini dilakukan secara konservatif karena arah angin yang masih dinamis di sekitar Gunung Anak Krakatau, sehingga pemerintah belum yakin debu vulkanik sudah jauh dari lokasi bandara. "Kami ingin memastikan betul bahwa debu vulkanik ini menjauh dari lokasi bandara," ujar Dudy di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Tujuh bandara yang ditutup meliputi Bandara Soekarno-Hatta, Radin Inten II, Budiarto, Halim Perdanakusuma, Pondok Cabe, Muhammad Taufiq Kiemas, dan Husein Sastranegara. Penutupan ini telah mempengaruhi 2.961 penerbangan, terdiri dari 2.339 penerbangan domestik dan 622 penerbangan internasional, dengan sekitar 341.000 penumpang terdampak. Dampaknya meliputi pembatalan, penundaan, dan pengalihan rute penerbangan.

Pemerintah menunggu konfirmasi resmi dari Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin sebelum membuka kembali operasional bandara. Selain itu, penundaan pembukaan juga memberi waktu bagi pengelola bandara untuk memeriksa dan membersihkan fasilitas sisi udara seperti landasan pacu, taxiway, dan apron, serta memastikan pesawat bersih dari abu vulkanik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait