Menko AHY Ungkap Alasan Perpanjang Waktu Penutupan Bandara Soekarno-Hatta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342641/original/014261400_1788781203-20260907_162501.jpg)
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan hasil paper test abu vulkanik di Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan hasil negatif setelah 72 jam penutupan. Namun, NOTAM penutupan operasional penerbangan belum dibuka karena masih mengacu pada rekomendasi VAAC (Volcanic Ash Advisory Centre). Erupsi Gunung Anak Krakatau berada pada ketinggian 50.000 feet dan beralih ke Samudra Hindia, sementara sebaran abu vulkanik masih terdapat pada ketinggian 15.000 feet yang menyentuh wilayah Lampung, Banten, hingga Jabodetabek. AHY menjelaskan sebaran abu masih bergeser dengan kecepatan 10 knot ke arah barat daya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 19.02
Alasan Menhub Perpanjang Penutupan Soetta Meski Paper Test Negatif
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 11.35
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Mbah Rono Ungkap Hal Tak Terduga
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 19.53
Garuda Indonesia Batalkan Semua Rute Penerbangan Jakarta sampai Besok
Detik.com · 6 September 2026 pukul 19.23
Situasi Terkini Bandara Soetta yang Masih Ditutup Usai Erupsi Anak Krakatau
Berita terkait
Bandara Soetta Masih Tutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, Bus Gratis Jadi Pilihan
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 17.13
Total 8 Bandara Ditutup Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 14.30
Kemenhub Siapkan 3 Bandara Alternatif Imbas Penutupan 6 Bandara
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 14.23
Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 12.42