Aliansi Makkah ala NATO Diperluas, Turki Yakin Mesir Ikut Gabung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Turki, Arab Saudi, dan Pakistan menandatangani Pakta Pertahanan Bersama Makkah (Mecca Joint Defence Agreement) di Makkah pada Jumat lalu. Pakta ini mengadopsi prinsip mirip Pasal 5 NATO: serangan bersenjata terhadap salah satu negara dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya, bertujuan memperkuat pencegahan kolektif terhadap agresi.
Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menyatakan sejumlah negara berminat bergabung dan yakin Mesir akan ikut dalam "Aliansi Makkah" setelah masalah teknis diselesaikan. Keikutsertaan Mesir akan menambah kekuatan militer terbesar di Timur Tengah serta negara kunci berpenduduk mayoritas Muslim Sunni ke dalam aliansi tersebut.
Pejabat Kementerian Luar Negeri Mesir belum memberikan komentar resmi terkait rencana bergabungnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 15.51
Turki Harap Mesir Gabung ke Pakta Pertahanan Bareng Saudi-Pakistan
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 21.05
Soal Pakta Pertahanan Saudi Cs di Kala Tegangnya Timteng
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 06.38
Turki, Arab Saudi dan Pakistan Bikin 'NATO Islam', Ada Apa?
Berita terkait
3 Negara Arab yang Segera Bergabung dengan Pakta Mekkah, Semuanya Sekutu AS
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 04.40
Pakta Pertahanan Turki-Pakistan-Arab Saudi Setara dengan Pasal 5 NATO
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 07.58
Apakah Pakistan, Turki, dan Arab Saudi Baru Saja Luncurkan NATO Islam?
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 09.16
Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.26