Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Turki Harap Mesir Gabung ke Pakta Pertahanan Bareng Saudi-Pakistan

Arab Saudi, Turki, dan Pakistan telah menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah pada Jumat, 7 Agustus, di Mekkah. Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan berharap Mesir bergabung, menyebutnya 'mitra alami'. Ia mengatakan ada masalah teknis yang perlu diselesaikan dan menegaskan perjanjian tidak menargetkan negara tertentu serta tidak ada ancaman bersama yang dicantumkan tertulis. Kementerian Luar Negeri Pakistan menyatakan serangan terhadap satu anggota akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota, dan pakta itu bertujuan memperkuat daya tangkal kolektif. Fidan menyebut langkah ini penting untuk stabilitas jangka panjang kawasan dan aliansi dapat diperluas, tidak terbatas pada tiga negara. Penandatanganan terjadi di tengah perang antara Amerika Serikat dan Iran yang menyeret negara-negara sekitarnya serta mengganggu jalur pelayaran di Selat Hormuz dan Laut Merah. Konflik tersebut meningkatkan keberanian Iran dan sekutunya, termasuk kelompok Houthi di Yaman yang melancarkan serangan terhadap Arab Saudi. Sebuah pesawat nirawak bulan lalu juga menghantam aset AS di sebuah pelabuhan Mesir di Laut Tengah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait