Amunisi Berkarat di Laut Jerman Jadi Bom Waktu Beracun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Di dasar Laut Jerman terdapat sekitar 1,6 juta ton amunisi konvensional yang ditinggalkan dari Perang Dunia I, Perang Dunia II, dan pembuangan pasca-1945. Awalnya berbahaya karena risiko ledakan, kini justru menjadi ancaman lingkungan karena korosi logamnya. Senyawa seperti trinitrotoluena (TNT) bocor ke ekosistem laut dan terdeteksi pada ikan, kerang, paus, bahkan predator puncak. Peneliti menemukan tumor hati pada lebih dari 50% ikan di sekitar lokasi pembuangan, jauh di atas tingkat normal 1-2%. Stres oksidatif juga terlihat pada kerang akibat metabolisme TNT yang merusak protein, lipid, dan DNA.
Bagikan
Berita terkait
llmuwan Tenggelamkan Sapi di Laut Lalu Sosok Raksasa Muncul
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 05.45
Pusaran Air Raksasa Lacak Aliran Sungai Kongo Sejauh 200 Km ke Samudra Atlantik
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.30
Bintang Laut Langka Justru Dilepas ke Laut, Selamatkan Ekosistem Hewan Nyaris Punah
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.49
16 Tahun Dampak Tumpahan Minyak Montara Belum Usai, Purbaya Janji Kawal Korban
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 20.00