Analisis Badan Geologi soal Munculnya Daratan Baru di Dekat Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Geologi Kementerian ESDM menyatakan munculnya daratan baru di sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, merupakan hasil endapan erupsi. Berdasarkan citra satelit Sentinel, penambahan luasan daratan sebesar 32,8 ha terdeteksi di sektor barat laut-barat-barat daya gunung tersebut pada erupsi menerus 4-6 September 2026. Ditemukan juga dua gumuk pulau kecil di sebelah barat laut dan tenggara, diduga hasil aliran lava dan endapan piroklastik magma encer yang mencapai permukaan melalui jalur bukaan. Badan Geologi masih menyatakan interpretasi ini sementara dan akan melakukan verifikasi lapangan. Status Gunung Anak Krakatau waspada dengan rekomendasi tidak mendekat radius 2 km dari pusat erupsi serta 1 km dari gumuk pulau terbaru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 September 2026 pukul 20.24
PVMBG Temukan Dataran Diduga 2 Pulau Baru di Sekitar Anak Krakatau Usai Erupsi
Berita terkait
Erupsi Anak Krakatau Berubah, Suplai Magma Masih Terpantau
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 23.06
NASA Ungkap Potret Satelit Gunung Anak Krakatau Saat Erupsi
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 21.00
Anak Krakatau Alami 13 Kali Erupsi Strombolian usai Meletus selama 25 Jam
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 12.14
Badan Geologi: Anak Krakatau 8 Kali Erupsi saat Penerbangan Dibuka
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 16.30