Analisis Pasar Valas September 2026: Risiko Suku Bunga dan Geopolitik Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasar valuta asing (valas) diprediksi mengalami volatilitas tinggi pada September 2026. Fokus utama tertuju pada rapat kebijakan suku bunga tiga bank sentral besar, yaitu The Fed, ECB, dan BOJ, yang berlangsung antara 10 hingga 18 September. Ketidakpastian ini diperburuk oleh utang global yang mencapai rekor US$353 triliun serta aksi jual obligasi.
Faktor geopolitik turut meningkatkan risiko, terutama eskalasi konflik AS-Iran yang mendorong harga minyak Brent mendekati US$100 per barel. Selain itu, perang dagang AS-Kanada melalui tarif Pasal 338 sebesar 50% terhadap barang senilai US$20 miliar diprediksi akan memicu fluktuasi tajam pada mata uang Dolar Kanada (CAD).
Bagikan
Berita terkait
Harga Emas Dunia Tembus Level Tertinggi Sejak Juni
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 07.20
IHSG Dibuka Menguat 0,54% Balik Lagi ke Level 6.200
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 09.04
Ketegangan Geopolitik Bayangi Ekonomi Global, Menkeu Purbaya Beberkan Kondisi RI
JawaPos · 1 September 2026 pukul 21.45
Aset Asuransi hingga Pensiun Naik Tipis, OJK Ungkap Penyebabnya
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 14.45