Aset Asuransi hingga Pensiun Naik Tipis, OJK Ungkap Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan aset sektor Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) yang relatif tipis pada periode Januari-Juli 2026. Total aset sektor ini mencapai Rp 2.964,56 triliun, dengan pertumbuhan sebesar 0,37 persen secara year to date (YTD) dan 4,48 persen secara year on year (YoY). Penurunan nilai investasi menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan pertumbuhan aset yang tidak signifikan. Selain itu, gejolak ekonomi global, termasuk kenaikan suku bunga, juga berkontribusi pada penurunan minat masyarakat dalam mengikuti program asuransi atau pensiun. Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Anggota Dewan Komisioner OJK, menyampaikan bahwa terjadi penurunan penerbitan polis baru, yang memicu penurunan permintaan di sektor ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 07.00
OJK Ungkap Penyebab Aset Industri Asuransi-Dana Pensiun Tumbuh Tipis
Berita terkait
Kenaikan Suku Bunga Jadi "Momok" buat Industri Multifinance
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 11.12
Bos BI Lihat Prospek Ekonomi Global Masih Lemah, Tumbuh Cuma 3 Persen
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 04.45
Prabowo Beberkan Ketidakpastian Global: Suku Bunga Tinggi-Nilai Tukar Tertekan
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 15.36
OJK Ungkap Sederet Tantangan Industri Multifinance
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 12.54