Ketegangan Geopolitik Bayangi Ekonomi Global, Menkeu Purbaya Beberkan Kondisi RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa kondisi geopolitik global pada 2026 memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi global, termasuk Indonesia. Berbagai risiko eksternal seperti ketegangan geopolitik, fragmentasi perdagangan, dan proteksionisme semakin kuat menyebabkan gangguan pada rantai pasok, volatilitas harga komoditas, hingga tekanan inflasi dan suku bunga. Purbaya menekankan bahwa pemerintah di berbagai negara, termasuk Indonesia, menghadapi tantangan untuk menjaga inflasi tetap terkendali tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan yang terlalu ketat.
Di sisi lain, pemerintah Indonesia juga mewaspadai dampak fenomena alam seperti El Niño terhadap sektor pangan dan energi. Gangguan produksi dan distribusi pangan serta pasokan energi berpotensi mendorong kenaikan harga, sehingga diperlukan langkah antisipatif yang tepat sejak dini.
Meski demikian, perekonomian Indonesia pada semester I 2026 tetap menunjukkan ketahanan yang kuat dengan pertumbuhan sebesar 5,46 persen dan inflasi yang terkendali. Likuiditas perbankan juga dinilai memadai untuk mendukung penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 19.00
Purbaya Buka-bukaan Soal Ancaman Ekonomi Global yang Mengintai Indonesia
Detik.com · 1 September 2026 pukul 16.54
Global Masih Gelap, Bos BI Bicara soal Prospek Ekonomi RI
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 14.13
Proyeksi BI 2027: Ekonomi RI Tumbuh 6%, Kurs Rp17.800/US$
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.06
Purbaya Ungkap Situasi Global Masih Mengerikan, RI Harus Bersiap
Berita terkait
El Nino Bisa Rugikan Ekonomi Global Triliunan Dolar, Pangan Jadi Titik Rawan
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 22.15
AEI: Geopolitik Global hingga El Nino Jadi Tantangan Pasar Modal Indonesia
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 11.48
Rupiah Melemah ke Rp17.722 Sore Ini, Tertekan Risiko Fiskal dan Geopolitik
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 15.45
Rupiah Melemah ke 17.750 terhadap Dolar AS, Intip Prediksi Hari Ini
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.30