Anda Termasuk Generasi Milenial yang Sulit Tidur Belakangan Ini? Cek Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Generasi milenial yang memasuki usia 30-an akhir hingga 40-an sering mengalami perubahan kualitas tidur. Penyebab utamanya meliputi pergeseran ritme sirkadian alami yang membuat tubuh lebih cepat mengantuk dan mudah terbangun, penurunan tidur nyenyak, serta fluktuasi hormon terutama pada perempuan yang memasuki perimenopause. Kondisi kesehatan seperti nyeri, penyakit kronis, dan efek samping obat juga ikut mengganggu istirahat.
Stres kehidupan — tuntutan kerja, keluarga, dan keuangan — menciptakan siklus cemas yang memperburuk tidur. Gaya hidup tidak teratur, kurang aktivitas fisik, dan paparan layar malam hari semakin menurunkan kualitas istirahat. Para ahli menyarankan jadwal tidur-bangun konsisten, kamar yang gelap dan sejuk, pembatasan kafein serta alkohol sebelum tidur, olahraga ringan teratur, dan teknik relaksasi untuk menenangkan pikiran.
Dewasa butuh 7–9 jam tidur per malam. Kekurangan tidur berkelanjutan mengganggu konsentrasi, memori, suasana hati, dan meningkatkan risiko hipertensi serta diabetes tipe 2. Jika gangguan tidur berlanjut dan mengganggu aktivitas harian, konsultasi ke dokter diperlukan untuk mengetahui penyebab spesifik dan mencegah komplikasi lebih serius.
Bagikan
Berita terkait
Sleep Tourism Merebak di Jepang, Tamu Hotel Akan Diberi Minuman Teh Relaksasi dan Bantal Kualitas Tinggi
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 15.57
Kamu Susah Tidur Malam Ini, Wearable Canggih Ini Bikin Tidur Nyenyak
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 22.04
Myspace Siap Comeback, Instagram-TikTok-Snapchat Harus Waspada?
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 16.00
Mimpi Aneh Setelah Tidur Lagi di Pagi Hari? Kenali Fenomena Sleep Inertia
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 17.46