Anggaran Subsidi BBM-Listrik 2027 Tembus Rp 272,9 T!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah mengalokasikan anggaran subsidi energi Rp 272,9 triliun untuk tahun 2027, meningkat 20,1% dibandingkan proyeksi 2026 sebesar Rp 227,25 triliun. Subsidi tersebut terdiri dari BBM Rp 28,7 triliun, LPG 3 kg Rp 114,1 triliun, dan listrik Rp 130,1 triliun. Kenaikan subsidi listrik dipengaruhi oleh peningkatan biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik akibat perubahan nilai tukar rupiah, harga minyak mentah, dan peningkatan produksi pembangkit gas. Volume penyaluran BBM minyak solar meningkat dari 17,6 juta kiloliter pada 2022 menjadi 18,4 juta kiloliter pada 2025, dengan kuota 2026 sebesar 18,6 juta kiloliter. Subsidi listrik meningkat rata-rata 12,9% per tahun dari Rp 56,24 triliun pada 2022 menjadi Rp 81,03 triliun pada 2025.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.11
Anggaran Subsidi Energi Naik 20 Persen Jadi Rp272,94 T di RAPBN 2027
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 15.30
Subsidi BBM, LPG-Listrik di 2026 Diperkirakan Naik Jadi Rp 227 Triliun
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 13.48
Subsidi Energi dan Nonenergi pada 2027 Dianggarkan Rp 387,9 Triliun
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.01
Pertamina Perkuat Listrik NTT Lewat Skema Alternatif BBM Pembangkit
Berita terkait
Subsidi Energi 2027 Dipangkas Rp 11,4 T, Jatah BBM-LPG 3 Kg Menyusut
Detik.com · 24 September 2026 pukul 13.41
Realisasi Subsidi dan Kompensasi Energi Capai Rp 331,4 T hingga Agustus 2026
kumparan · 18 September 2026 pukul 11.31
Anggaran Subsidi Energi 2027 Naik, Prabowo Siapkan Rp28,7 T Buat BBM
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.00
DPR Usulkan Subsidi BBM Cs Diganti ke Orang, Ini Tanggapan ESDM
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 09.30