Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Anggaran Subsidi LPG 3 Kg Naik 26,21% pada 2027, Tembus Rp114,1 T

Pemerintah Republik Indonesia merancang peningkatan anggaran subsidi energi pada tahun 2027 hingga mencapai Rp272,9 triliun, naik dari outlook realisasi 2026 sebesar Rp227,3 triliun. Khusus untuk subsidi tabung gas LPG 3 kg, alokasi anggarannya melonjak 26,21% menjadi Rp114,1 triliun dibandingkan tahun 2026 yang sebesar Rp90,4 triliun. Berdasarkan dokumen Nota Keuangan dan RAPBN 2027, kenaikan anggaran tersebut dipengaruhi oleh faktor nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat serta penambahan volume penyaluran LPG yang diperbesar menjadi 8,94 juta metrik ton.

Seiring pembengkakan anggaran tersebut, pemerintah merombak skema subsidi tabung melon dari semula berbasis komoditas menjadi berbasis penerima manfaat. Transformasi kebijakan ini dipadukan dengan rencana evaluasi Harga Jual Eceran (HJE) yang disesuaikan terhadap kondisi perekonomian serta daya beli masyarakat luas demi subsidi yang lebih berkeadilan dan tepat sasaran.

Sebagai langkah implementasi, pemerintah mengoptimalkan basis data terintegrasi melalui pencocokan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan data Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Penyaluran gas bersubsidi di pangkalan resmi dibatasi khusus bagi konsumen yang telah terdata dalam sistem berbasis web atau aplikasi pemerintah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait