Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Anggota Komisi V Minta BMKG Tak Pakai Bahasa Rumit, Ini Respons BMKG

Anggota Komisi V DPR Boyman Harun meminta BMKG menyampaikan informasi bencana dengan bahasa sederhana, mencantumkan waktu, lokasi, dampak, dan langkah responsif warga. Ia menekankan keakuratan lokasi spesifik, misalnya Kabupaten Ketapang, bukan hanya Kalimantan Barat. BMKG menyatakan telah menggunakan bahasa publik dan bahasa lokal melalui 191 UPT di seluruh Indonesia, namun proses penerjemahan bahasa teknis membutuhkan waktu dan disesuaikan karakter daerah masing-masing.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait