Anggota Komisi V Minta BMKG Tak Pakai Bahasa Rumit, Ini Respons BMKG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi V DPR Boyman Harun meminta BMKG menyampaikan informasi bencana dengan bahasa sederhana, mencantumkan waktu, lokasi, dampak, dan langkah responsif warga. Ia menekankan keakuratan lokasi spesifik, misalnya Kabupaten Ketapang, bukan hanya Kalimantan Barat. BMKG menyatakan telah menggunakan bahasa publik dan bahasa lokal melalui 191 UPT di seluruh Indonesia, namun proses penerjemahan bahasa teknis membutuhkan waktu dan disesuaikan karakter daerah masing-masing.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 September 2026 pukul 17.24
Respons BMKG soal Usulan Beri Informasi Tak Pakai 'Bahasa Komputer'
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 16.49
DPR Tegur BMKG: Informasi Bencana Jangan Cuma Prakiraan, Harus Ada Lokasi dan Langkah Antisipasi
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 11.00
Riau Berpotensi Diguyur Hujan Lebat, 6 Wilayah Harus Waspada
Berita terkait
BMKG Imbau Nelayan Waspada Potensi Gelombang Tinggi 4 Meter
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 17.40
Waduh! BMKG Kekurangan Anggaran Rp2 Triliun untuk 2027
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 20.16
BMKG Ungkap Rencana Penggunaan Anggaran Rp2,5 Triliun pada 2027
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 16.51
BMKG Ungkap Anggaran 2027 Masih Kekurangan Rp 2,126 Triliun
Detik.com · 1 September 2026 pukul 15.25