Angka Kelahiran di Jepang Naik Pertama Kali dalam 11 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jepang mencatat kenaikan angka kelahiran untuk pertama kalinya dalam 11 tahun, dengan total 342.068 bayi lahir pada Januari-Juni 2026, naik 0,8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencakup 2.788 tambahan kelahiran, termasuk dari warga negara asing. Lonjakan ini dikaitkan dengan pemulihan jumlah pernikahan, yang naik 1,1 persen pada 2025 hingga sekitar 505.000 pasangan, dan masih tren positif pada paruh pertama 2026 dengan 238.979 pasangan menikah.
Peningkatan kelahiran tertinggi terjadi di 26 prefektur, dengan Tokyo unggul 2.278 kelahiran, diikuti Aichi (517) dan Fukuoka (438). Sebaliknya, 21 prefektur lain mengalami penurunan, termasuk Ishikawa yang turun 360 kelahiran. Di sisi lain, angka kematian turun 6,9 persen ke 778.982 orang, namun Jepang tetap mengalami penurunan jumlah penduduk sebesar 436.914 orang.
Meski tren positif tercatat, para ahli memperingatkan bahwa penurunan jangka panjang masih menghantui akibat menyusutnya populasi usia reproduktif dan fenomena penundaan pernikahan. Pemerintah dihimbau memperluas dukungan bagi keluarga muda untuk mencegah beban pada dunia usaha, layanan publik, dan sistem jaminan sosial.
Bagikan
Berita terkait
Jepang Pangkas Pajak Makanan Jadi 1%, Berlaku Mulai 2027
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 15.25
Bumi di Ujung Tanduk, Warga Dunia Mulai Tak Subur-Ekonomi Terancam
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 22.00
Wamenkomdigi Nezar Buka-bukaan Dampak AI ke Pekerja Indonesia: Harus Bersiap dari Sekarang
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 21.45
Wakil Indonesia Tembus 16 Besar Kompetisi Sepak Bola U-12 Dunia di Jepang
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 21.06