Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bumi di Ujung Tanduk, Warga Dunia Mulai Tak Subur-Ekonomi Terancam

Tingkat kesuburan global telah turun di bawah tingkat penggantian (2,1) untuk pertama kalinya dalam sejarah manusia, menurut studi terbaru yang berjudul "Terra Incognita: The Economics of a Shrinking World". Studi yang ditulis oleh profesor ekonomi Jesus Fernandez-Villaverde dari University of Pennsylvania dan Patrick Norrick dari Northwestern University ini menganalisis data dari 236 negara dan wilayah antara 1950 hingga 2023. Rata-rata tingkat kesuburan saat ini berada di angka 2,19, sementara ambang batas penggantian berada di sekitar 2,2. Para peneliti memperkirakan bahwa umat manusia kemungkinan sudah berada di bawah tingkat penggantian sejak tahun 2026, dengan lebih sedikit kelahiran daripada yang dibutuhkan untuk menjaga populasi tetap stabil. Studi ini juga menunjukkan bahwa tingkat kesuburan telah menurun secara signifikan di 219 dari 236 negara yang diteliti, dengan rata-rata penurunan sekitar 0,062 kelahiran per wanita setiap tahun.

Berita terkait