Gunung Anak Krakatau Erupsi, Dokter Ungkap Gejala dan Cara Hadapi Abu Vulkanik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan sebaran abu vulkanik yang berpotensi menghambat kesehatan. Dr. Ngabila Salama menyampaikan abu dapat menyebabkan mata merah, iritasi, batuk, pilek, pneumonia, serta memperburuk asma dan PPOK. Kelompok rentan seperti bayi, balita, ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit jantung memerlukan perlindungan tambahan. Masyarakat disarankan menghindari aktivitas di luar, menggunakan masker, dan menjaga kebersihan udara rumah dengan HEPA filter. Jika muncul gejala berat seperti sesak napas atau iritasi mata, segera ke fasilitas kesehatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 11.26
Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan 3,3 Juta Lansia
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 16.54
Abu Vulkanik dan Ancaman Kesehatan yang Tidak Boleh Diabaikan
Media Indonesia · 6 September 2026 pukul 16.38
Resmi, Dinas Pendidikan DKI Jakarta Terapkan PJJ Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Media Indonesia · 6 September 2026 pukul 16.35
Pemkot Tangerang Imbau Warga Waspada Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Berita terkait
Waspada, Ini Karakteristik Abu Vulkanik Anak Krakatau
kumparan · 6 September 2026 pukul 15.22
Menkes Minta Warga Tidak Panik dan Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 14.05
Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Menkes: Waspadai Tiga Hal
Media Indonesia · 6 September 2026 pukul 13.43
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Kesehatan, Menkes Minta Warga Tak Panik
JawaPos · 6 September 2026 pukul 13.00