Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan 3,3 Juta Lansia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341507/original/041386100_1788648437-1000945323.jpg)
Kementerian Kesehatan memperkirakan 3,3 juta lansia berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Abu vulkanik mengandung silika tajam yang berbahaya bagi paru-paru, mata, dan kulit, berbeda dari debu biasa. Lansia berisiko mengalami ISPA, sesak napas, memburuknya asma dan PPOK, serta mata perih dan kulit gatal. Paparan berkepanjangan dapat meningkatkan risiko kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, serangan jantung, dan stroke. Proses evakuasi mendadak dan isolasi sosial menambah beban psikologis seperti stres dan depresi. Untuk mengurangi risiko, gunakan masker N95/KN95, kacamata pelindung, tutup celah rumah, dan basahi abu sebelum dibersihkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 7 September 2026 pukul 11.25
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Dokter Ungkap Gejala dan Cara Hadapi Abu Vulkanik
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 16.54
Abu Vulkanik dan Ancaman Kesehatan yang Tidak Boleh Diabaikan
Media Indonesia · 6 September 2026 pukul 16.38
Resmi, Dinas Pendidikan DKI Jakarta Terapkan PJJ Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Media Indonesia · 6 September 2026 pukul 16.35
Pemkot Tangerang Imbau Warga Waspada Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Berita terkait
Waspada, Ini Karakteristik Abu Vulkanik Anak Krakatau
kumparan · 6 September 2026 pukul 15.22
Menkes Minta Warga Tidak Panik dan Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 14.05
Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Menkes: Waspadai Tiga Hal
Media Indonesia · 6 September 2026 pukul 13.43
Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Kemenkes Siapkan Nebulizer di Puskesmas
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 12.36