Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Antisipasi Kebutuhan Rp 7.400 T pada 2026, Pemerintah Genjot Diversifikasi Pembiayaan

Realisasi investasi pada semester I-2026 mencapai Rp 1.010,6 triliun, tumbuh 7,2 persen secara tahunan. Pemerintah memproyeksikan kebutuhan pembiayaan ekonomi nasional mencapai Rp 7.400 triliun pada 2026 dan Rp 9.200 triliun pada 2029. Untuk menghadapi kebutuhan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan pentingnya diversifikasi sumber pembiayaan, termasuk pengembangan instrumen seperti Panda Bond dan Samurai Bond. Kepercayaan investor tetap solid di tengah perolehan peringkat investment grade dari lembaga pemeringkat internasional. Obligasi Panda Indonesia mendapatkan rating AAA dari Lianhe Credit Rating. Pasar modal bersama OJK mengembangkan Exchange Traded Fund (ETF) emas untuk memperdalam likuiditas pasar keuangan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait