Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemenkeu Minta Pasar Modal Biayai 91 Persen Investasi RI 2027

Kementerian Keuangan mendorong pasar modal untuk menyumbangkan 91 persen dari total kebutuhan investasi Indonesia pada 2027. Dalam APBN 2027, kebutuhan investasi diperkirakan mencapai Rp8.705 triliun, tetapi APBN hanya dapat menanggung Rp459 triliun (5 persen). Sisanya akan ditanggung oleh BUMN (Rp330 triliun) dan sebagian besar dari pasar modal swasta (Rp7.973 triliun). Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menekankan bahwa pasar modal perlu menjadi lebih dalam, likuid, dan kredibel agar dapat memfasilitasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah juga meluncurkan Exchange Traded Fund (ETF) emas sebagai langkah strategis untuk memperdalam pasar keuangan domestik dan menarik lebih banyak investor. Juda menegaskan bahwa inovasi produk keuangan harus selalu diiringi dengan integritas, transparansi, dan perlindungan investor yang kuat agar pasar keuangan tetap kredibel dan kompetitif di tingkat regional maupun global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait