APBN Makin Sehat, RI Nyaris Tak Gali Lubang Tutup Lubang Lagi di 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Presiden Prabowo Subianto mengajukan RAPBN 2027 dengan target defisit APBN sebesar 2,40% terhadap PDB atau Rp671,1 triliun. Poin utama terletak pada defisit keseimbangan primer yang dipatok Rp20,8 triliun, angka yang jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2025 (Rp155,9 triliun) dan 2026 (Rp152 triliun).
Kondisi ini menandakan kesehatan fiskal yang membaik karena pemerintah hampir tidak lagi menerbitkan utang baru hanya untuk membayar bunga utang lama. Jika tren surplus keseimbangan primer berlanjut, beban utang negara akan lebih terkendali karena kas operasional tidak lagi bergantung pada pinjaman baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 08.15
Utang Pemerintah AS Tembus Rp 712.000 Triliun!
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 20.30
Sebut Target Perpajakan 2027 Ambisius, Celios Proyeksikan Penerimaan Rp 2.736 Triliun
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.40
SBY Tanggapi Pidato Prabowo: Sasaran Ekonomi 6% Cukup Tinggi, Great Hope
Berita terkait
Seabrek Persoalan Fiskal Indonesia yang Bersifat Struktural
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 15.58
APBN 2027 Resmi Disahkan, Pemerintah Bongkar Jurus Baru Kejar Ekonomi Tumbuh 6 Persen
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 17.36
Rupiah Menguat ke Rp17.894 per Dolar AS, Terkatrol Tiga Instrumen Bank Indonesia
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 15.28
Rupiah Dibuka Menguat Rp17.925 per dolar AS di Awal Perdagangan
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 09.17