Rupiah Dibuka Menguat Rp17.925 per dolar AS di Awal Perdagangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah dibuka menguat 56 poin (0,31%) ke level Rp17.925 per dolar AS pada perdagangan Rabu. Meski menguat di awal, pengamat Ibrahim Assuaibi memproyeksikan nilai tukar akan fluktuatif dan berpotensi melemah ke rentang Rp17.980 - Rp18.030 akibat tekanan harga minyak dunia yang bertahan di atas US$ 90 per barel.
Kenaikan harga minyak dunia meningkatkan risiko inflasi, beban fiskal, dan ketidakseimbangan eksternal bagi Indonesia sebagai net oil importer. Setiap kenaikan ICP US$ 1 per barel berpotensi meningkatkan belanja negara sekitar Rp10,3 triliun, yang dapat memperlebar defisit hingga Rp6,8 triliun. Untuk menjaga stabilitas, pemerintah dapat menambah subsidi, realokasi belanja, atau menyesuaikan harga energi domestik. Saat ini, BI Rate bertahan di 5,75% dengan cadangan devisa sebesar USD 146,5 miliar sebagai instrumen stabilisasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 09.15
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.910 Pagi Ini
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 07.25
Rupiah Makin Terseok-seok, Cerita Dolar Balik Rp16.000 Mustahil
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 13.20
Rupiah Jatuh Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Siapkan Intervensi Tiga Jalur
JawaPos · 29 September 2026 pukul 07.45
Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp 17.950, Tertekan Konflik Timur Tengah dan Harga Minyak
Berita terkait
Rupiah Lunglai ke Rp17.861 per Dolar AS Selasa Sore
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 16.10
Rupiah Tertekan di Awal Perdagangan, Dekati Level Psikologis ke Rp18.000 per USD
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 09.10
Top 3: Rupiah Melemah Lagi
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 06.40
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Bagaimana Proyeksi Besok?
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 20.39