Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Arab Saudi: Houthi Serang <i>Red Line</i>, Kita Tak Ragu untuk Balas!

Arab Saudi menuduh kelompok Houthi melakukan serangan drone ke kota Mekkah, yang dianggap sebagai pelanggaran 'red line' terhadap keamanan situs suci. Juru bicara koalisi Saudi, Brigadir Jenderal Turki al-Malki, menyatakan bahwa pasukan telah berhasil menembak jatuh drone Houthi sebelum mencapai wilayah terlarang, dan ancaman ini merupakan upaya kedua Houthi untuk menargetkan Mekkah setelah serangan rudal pada Juli 2017. Saudi berjanji akan memberikan 'efek jera' terhadap Houthi atas insiden ini.

Houthi menolak tuduhan Saudi, menyebutnya sebagai 'kebohongan usang' yang tidak dapat memperdaya. Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam serangan tersebut sebagai tindakan keji terhadap kota suci. Insiden ini terjadi di tengah eskalasi konflik di Yaman, di mana Houthi kembali bertempur dengan pasukan pemerintah yang didukung Saudi sejak awal Juli 2026, setelah gencatan senjata bertahunan diregangkan.

Houthi juga mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap Pangkalan Udara King Khalid di Khamis Mushait dan memblokade maritim terhadap Saudi di Laut Merah. Kelompok ini bahkan menguasai pulau-pulau strategis di Selat Bab al-Mandeb, jalur vital bagi pelayaran global dan ekspor minyak Saudi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait