Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Siaga! Kota Mekkah Jadi Target Serangan Drone, Bencana Bagi Dunia

Kota suci Mekkah dilaporkan menjadi target serangan drone oleh Milisi Houthi Yaman, menurut pernyataan Koalisi Militer Arab Saudi yang dipimpin Turki al-Maliki. Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan drone bermusuhan tersebut sebelum mencapai Wilayah Udara Terlarang Kota Suci Makkah Al-Mukarramah. Arab Saudi sebelumnya mengeluarkan peringatan akan kemungkinan serangan di Mekkah dan wilayah selatan yang berbatasan dengan Yaman, sehari setelah serangan rudal balistik dan pesawat tak berawak dari Yaman melukai 13 orang. Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam serangan tersebut sebagai tindakan yang 'keji', sementara pejabat Houthi menolak klaim tersebut sebagai 'kebohongan'. Konflik ini terjadi di tengah ketegangan yang sudah ada di Timur Tengah, termasuk perang Israel-Hamas di Gaza dan konflik AS-Iran di Selat Hormuz.

Serangan Houthi juga mencakup blokade maritim terhadap Arab Saudi dan penyerangan terhadap kapal di Laut Merah. Pada akhir pekan, Houthi berhasil menguasai seluruh pantai Laut Merah Yaman dan Selat Bab al-Mandab, jalur penting bagi ekspor minyak Saudi. Pada 10 September, pipa minyak East-West Pipeline Saudi Arabia juga diserang oleh drone, menyebabkan penutupan sementara dan dampak signifikan pada jalur ekspor minyak. Gangguan ini juga mempengaruhi Mesir, karena Laut Merah menjadi pintu masuk ke Terusan Suez, sumber pendapatan devisa penting bagi Kairo. Pendapatan dari terusan tersebut saat ini hanya sekitar separuh dari jumlah sebelum Houthi mulai menyerang kapal di Laut Merah pada 2023.

Qatar memperingatkan bahwa penutupan Selat Bab al-Mandab akan menyebabkan 'bencana bagi seluruh dunia'. Serangan ini menambah ketegangan di wilayah yang sudah kembali memanas, dengan konflik yang meluas dari Israel-Lebanon hingga ke Selat Hormuz dan sekarang ke Laut Merah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait